Materi Hari Ke-01 Ramadhan

Posted on September 21, 2008. Filed under: Uncategorized |


st2\:*{behavior:url(#ieooui) }st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Tahoma; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:1627421319 -2147483648 8 0 66047 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter {margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 207.65pt right 415.3pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

Materi Hari Ke-01 Ramadhan

Do’a Hari Ke – 01

Hadirin, (jama’ah subuh/jama’ah sholat Isya’ dan Taraweh) rahimakumullah. Pada pagi (malam) yang mulia ini, marilah kita benahi diri, kita luruskan niat, kita ikhlaskan seluruh amal, dan kita pasang target kesalehan semaksimal mungkin. Sehingga ketika ketika kita nanti keluar dari bulan ramadhan, akan meraih predikat muttaqin. Yakni orang-orang yang takut terhadap larangan Allah dan senantiasa diberi kemudahan dan kekuatan untuk melaksanakan perintah-perintahNya.

Untuk mencapai kedudukan sebagaimana diuraikan di atas, maka ada beberapa langkah yang sangat baik untuk kita lakukan secara rutin selama dalam bulan Ramadhan ini. Diantara langkah tersebut adalah, berusaha untuk memperbanyak do’a. Usahakanlah setiap ibadah yang kita jalani di bulan ramadhan ini kita iringi dengan do’a. Karena do’a yang kita baca Insya Allah akan menambah kesempurnaan ibadah yang kita laksanakan.

Salah satu waktu yang sangat tepat untuk berdo’a adalah setiap habis menjalankan sholat subuh, sebagaimana yang sedang kita laksanakan saat ini. Karena, subuh merupakan waktu dimulainya perjalanan waktu siang. Dengan do’a diharapkan seluruh aktivitas yang kita jalani pada hari ini menjadi berkah dinialai oleh Allah, sebagai ibadah yang ikhlas. Sehingga kita berhak atas upah dan pahala dari semua yang kita lakukan, demi kebahagiaan yang hakiki. Oleh karena itu, kami sangat berharap kepada semua jama’ah, untuk senantiasa menghadiri jama’ah subuh di masjid / mushola yang mulia ini, agar kita dapat melakukan do’a secara bersama-sama. Siap tahu do’a saya tidak didengar oleh Allah, akan tetapi ada do’a salah satu diantara jama’ah yang hadir di sini, didengarNya, sehingga saya dapat memperoleh syafa’at dari do’a jama’ah di sini. Secara teknis, nanti kita sama-sama membaca do’a di bawah ini dalam bahasa Arabnya, dengan terlebih dahulu saya bacakan sepenggal demi sepenggal, kemudian jama’ah menirukannya. Setelah kita selesai membaca lafal do’a secara bersamaan, saya akan membacakan terjemahnya, dan para jama’ah mengamini, Setuju Nggih….?

Hadirin, jama’ah subuh rahimakumullah. Pada hari pertama ini, marilah kita mulai untuk bersama-sama membaca do’a, dengan bacaan do’a berikut ini (silakan para hadirin mengikuti do’a yang saya bacakan, setelah itu, saya akan membacakan terjemahnya, dan para jama’ah mengamini):

Artinya; “Ya Allah, jadikan puasaku di bulan suci ini sebagai puasanya orang yang berpuasa dengan sebenar-benarnya, jadikan sholat malamku sebagai sholatnya orang-orang yang sholat malam dengan sebenarnya, bangunkan aku dari tidurnya orang-orang yang lalai, berikanlah kepadaku bagianku, wahai Tuhan semesta Alam, dan maafkanlah aku, wahai Yang Memberi Ampunan kepada orang-orang yang berbuat dosa”.

Do’a yang kita baca pada hari pertama ini mengandung beberapa harapan. Di antaranya adalah;

1. Memohon agar puasa yang kita laksanakan termasuk dalam kelompok puasanya orang-orang yang berpuasa dengan sebenar-benarnya. Yakni puasana orang-orang yang memenuhi segala syarat dan rukunnya, bahkan juga memenuhi terhadap keutamaan dan sunnah-sunnah yang terkandung di dalamya. Jangan sampai kita menjadi orang-orang yang merugi, karena puasa yang kita jalankan hanya berlaku sia-sia. Sebagaimana sabda rasulullah:

Artinya: “Tidak sedikit orang-orang yang berpuasa, namun ia tidak mendapatkan apa-apa dari puasa yang dijalankannya, kecuali hanya sekedar lapar dan dahaga”.

2. Memohon agar qiyamullail yang kita jalankan termasuk dalam kelompoknya orang-orang yang melaksanakan qiyamullail dengan sebenarnya. Sebagaimana sabda Rasulullah:

Artinya; Barangsiapa yang melaksanakan qiyamu ramadhan dengan dasar keimanan yang mengharap rahmatNya, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

3. Memohon untuk dihindarkan dari tidurnya orang-orang yang lalai. Walaupun tidurnya orang yang berpuasa dihitung ibadah, namun janganlah kita terbuai dengan tidur yang berlebihan. Bahkan rasulullah SAW. Bersabda;

Artinya;” Allah akan mengasihi seorang suami yang bangun dimalam hari, kemudian ia menjalankan sholat dan membangunkan istrinya (untuk ikut sholat), jika ia menolak, maka siramkanlah air di wajahnya. Allah juga mengasihi seorang istri yang bangun di malam hari, kemudian ia menjalankan sholat dan membangunkan suaminya, jika ia menolak, maka siramkanlah air di wajahnya”.

4. Memohon agar kita memperoleh jamuan, sebagaimana yang dijanjikan Allah. Sebagaimana telah banyak dijelaskan oleh para Da’i Ramadhan, bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan istimewa, dengan berbagai kelebihan dan keutamaan yang disediakan oleh Allah. Maka kita berharap akan mendapatkan sesuatu yang dijanjikan Allah.

Artinya; “Bagi orang yang berpuasa terdapat dua kebahagiaan, yakni kebahagiaan saat berbuka puasa, dan kebahagiaan saat bertemu dengan Tuhannya.”

5. Memohon agar kita diberi ampunan atas dosa-dosa yang telah kita perbuat. Agar dosa dan kesalahan kita diampuni Allah, maka selain memohon dengan sungguh-sungguh, kita juga harus berjanji untuk tidak mengulanginya. Wallahu’a’lamu bishowab.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: